Showing posts with label Others. Show all posts
Showing posts with label Others. Show all posts

Wednesday, February 24, 2016

Pementasan ‘Pemburu Perkasa’ di Padang Tahun 1972


 ‘Pemburu Perkasa’, drama sebabak karya Wolf Mankowitz yang adaptasinya dilakukan WS Rendra, dipentaskan di Padang, Sabtu dan Minggu, 30 September dan 1 Oktober 1972. Bertempat di Aula SMA Don Bosco, Jl Chairil Anwar no. 8, Padang, pertunjukan berlangsung pukul 20.00 s.d. 22.00 WIB. (Kala itu, Pusat Kesenian Padang belum ada. PKP yang menjadi cikalbakal Taman Budaya Sumatera Barat, baru muncul tahun 1975. Awalnya memanfaatkan stand bekas Padang Fair.)

Drs. Mursal Esten selaku Pimpinan Produksi dalam pengantarnya mempertanyakan, adakah mungkin menegakkan suatu tradisi kesenian di (Padang) kota tercinta ini? Pergelaran drama, tari, musik, suara, ataupun sastra? Baik kesenian klasik maupun kontemporer?

Agaknya, bagi Mursal, tak mudah menjawab pertanyaan itu. “Banyak hal dan faktor yang harus dipertimbangkan serta dimiliki. Bahkan diperlukan kearifan dan kejatmikaan memahami kondisi dan fihak-fihak,” ujarnya.

Sunday, June 7, 2015

Randai & Tantangan Teater Masa Kini


/indra nara persada


Ada pendapat yang membedakan antara teater rakyat dengan teater tradisional. Bahwa teater rakyat adalah teater yang tumbuh dan berkembang di tengah kalangan rakyat, sedangkan teater tradisional adalah teater yang hidup di kalangan kraton atau bangsawan. Randai tidak bisa dimasukkan ke dalam salah satunya saja. Randai ya teater rakyat ya teater tradisional. Randai berkembang di kalangan keturunan bangsawan dan juga berkembang di kalangan rakyat. Ini dikarenakan tidak terdapatnya perbedaan menyolok antara bangsawan dengan rakyat biasa dalam struktur masyarakat Minangkabau sejak dulunya. Raja adalah rakyat, rakyat adalah raja, begitu ringkasnya.

Randai adalah permainan anak muda. Pengertian anak muda di sini bukanlah berarti bahwa semua yang memainkan randai adalah anak muda. Terdapat juga beberapa orang tua yang ikut bermain. Hanya saja,